Hukum

Terdakwa Penggelapan Tahir Ferdian Minta Keringanan Hukuman Setelah Dituntut 2,5 Tahun Oleh JPU

Sidang Lanjutan Perkara Penggelapan atas Terdakwa Tahir Ferdian du PN Batam, Kamis (28/11/2019)

TINTAEMAS.CO, Batam – Terdakwa penggelapan Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng, meminta majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam untuk meringankan hukuman setelah dituntut 2,5 tahun penjara oleh JPU Rosmarlina Sembiring.

Hal ini Ia sampaikan melalui Kuasa hukumnya pada saat membacakan tanggapannya (Duplik) atas Replik dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (28/11/2019) lalu.

Menanggapi Replik JPU, kuasa hukum Tahir mengatakan bahwa selaku komisaris di PT Taindo Citratama yang juga memiliki saham 50 persen, tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan JPU.

“Meminta kepada majelis hakim agar Membebaskan terdakwa dari dakwaan JPU. Melepaskan terdakwa dari segala jeratan hukum, memulihkan hak dan martabat serta memerintahkan JPU agar mengembalikan barang bukti dan alat bukti yang disita setelah putusan ini diucapkan,” Kata kuasa hukum Tahir.

Namun, apabila majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini mempunyai pertimbangan lain, mohon dapat memberikan hukuman seringan-ringannya kepada terdakwa Tahir Ferdinan alias Lim Chong Peng.

Setelah mendengarkan pembacaan Duplik dari kuasa hukum Tahir, Majelis hakim yang diketuai Dwi Nuramanu didampingi Taufik Nainggolan dan Yona Lamerosa kemudian menanyakan kepada JPU, apakah akan merubah tuntutan terhadap terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng yang dibacakan pada persidangan lalu.

Menjawab pertanyaan majelis hakim, JPU Rosmarlina dengan tegas mengatakan bahwa tetap pada tuntutannya. “Yang mulia majelis hakim, kami tetap pada tuntutan,” tegasnya.

JPU beralasan, uraian dalam Duplik yang dibacakan Penasehat Hukum terdakwa tidak memiliki dasar yuridis yang kuat, sehingga tidak dapat menggugurkan surat tuntutan.

Untuk diketahui, terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng yang merupakan Komisaris PT Taindo Citratama diadili lantaran menggelapkan aset perusahaan senilai miliaran Rupiah.

Pada persidangan sebelumnya, JPU Rosmarlina menuntut terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng dengan pidana penjara selama 2,5 tahun karena telah terbukti bersalah melanggar pasal 372 KUHPidana sebagaimana dakwaan Alternatif kedua JPU.

“Menyatakan Terdakwa Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng, telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana Penggelapan sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 372 KUHP. Menjatuhkan Pidana terhadap Terdakwa dengan Pidana Penjara selama 2 tahun dan 6 bulan, dikurangkan selama Terdakwa berada dalam masa tahanan,” kata Rosmarlina saat membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (14/11/2019) lalu. (RH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.