Headline

Hari Ini, KPK Serahkan Memori Kasasi Kasus Sofyan Basir ke MA

Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Foto: Jawapos)

TINTAEMAS.CO, Jakarta – Menindaklanjuti putusan bebas mantan bos Perusahaan Listrik Negara (PLN) Sofyan Basir, Hari ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA), Kamis (27/11/2019).

Dilansir dari laman CNNIndoensia, Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan sejumlah materi sudah disusun sedemikian rupa untuk membuktikan bahwa putusan terhadap Sofyan bukanlah putusan bebas murni.

Baca Juga: KPK Ajukan Kasasi Pasca Vonis bebas Sofyan Basir

“Semua materi sudah kami rangkum dalam memori kasasi itu. Mulai dari pertimbangan-pertimbangan dan aspek formil menyatakan secara tegas bahwa putusan kemarin itu bukanlah atau tidak dapat dikategorikan sebagai putusan bebas murni,” kata dia kepada awak media di Kantornya, Jakarta, Rabu (27/11/2019) malam.

Febri menambahkan, terdapat cukup banyak fakta sidang di tingkat pertama yang tidak dipertimbangkan majelis hakim. Ia menyebut terdapat sejumlah poin krusial dalam putusan bebas Sofyan.

Poin-poin tersebut meliputi pengetahuan Sofyan terkait penerimaan uang dari mantan Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani Saragi, serta perbuatan Sofyan yang dinilai membantu percepatan penandatanganan proyek PLTU Riau-I.

“Ada rekam sidang juga yang akan [kami] lampirkan, karena itu untuk menunjukkan bukti bahwa di proses persidangan memang ada fakta-fakta yang sudah muncul yang kami duga terdakwa Sofyan Basir mengetahui apa kepentingan dari Eni Maulani Saragih untuk mengurus percepatan proyek PLTU Riau-I,” tutur Febri.

Baca Juga: Terdakwa Kasus Korupsi Sofyan Basir Divonis Bebas

Diketahui, memori kasasi berisi alasan-alasan pengajuan kasasi. Hal ini harus disampaikan ke MA maksimal 14 hari setelah permohonan kasasi diajukan.

Sebelumnya, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis bebas Sofyan dalam kasus dugaan korupsi proyek PLTU Riau-I. Sofyan dinilai tak terbukti dalam kasus yang juga menjerat mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham dan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Eni Maulani Saragih.

“Menyatakan Sofyan Basir tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan pertama dan kedua,” ujar Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Hariono saat membacakan amar putusan, Jakarta, pada Senin (4/11/2019) lalu. (RH)

Sumber: CNNIndonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.