Headline

Lagi, Tahir Ferdian Dapat Perlakuan Istimewa di PN Batam

Tanpa Menghiraukan Majelis Hakim,Terdakwa Meminta Air dari Pengunjung saat Sidang Sedang Berlangsung, Selasa (12/11/2019).

TINTAEMAS.CO, Batam – Perlakuan istimewa kembali di dapatkan terdakwa penggelapan dalam jabatan, Tahir Ferdian alias Lim Chong Peng, Komisaris PT Taindo Citratama pada saat menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Selasa (12/11/2019).

Pasalnya, saat sidang dengan agenda pemeriksaan terdakwa tengah berlangsung, terdakwa Tahir Ferdian tiba – tiba menengok kebelakang dan meminta minuman kepada salah seorang pengunjung sidang.

Setelah menerima pemberian satu botol air dari pengunjung, tanpa menghiraukan Majelis Hakim terdakwa Tahir dengan pongahnya langsung meneguk air tersebut.

Melihat pemandangan yang tidak biasa dalam persidangan tersebut, sontak membuat pengunjung sidang kaget. Benny, Seorang wartawan yang sering meliput jalannya persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam mengatakan bahwa Tingkah laku terdakwa Tahir Ferdian ini, sudah menyalahi Tata Tertib (Tatib) Persidangan.

“Kalau nggak salah ya, dalam Tata Tertib persidangan, terdakwa maupun pengunjung sidang dilarang makan dan minum di ruang sidang,” celetuk Benny, mengomentari terdakwa Tahir yang minum pada saat sidang sedang berlangsung.

Baca Juga: Terungkap terdakwa Tahir menjual aset perusahan sebelum RUPS

Parahnya lagi, tingkah terdakwa terkesan tidak menghormati institusi pengadilan itu hanya di tanggapi santai oleh Ketua Majelis Hakim Dwi Nuramanu, Taufik Nainggolan dan Yona Lamerosa.

“Cuman baru kali ini, terdakwa minum pada saat sidang sedang berlangsung, Hakim saja ga boleh minum,” kata ketua Majelis, Dwi Nuramanu sambil mengetuk palu pertanda persidangan diskor untuk sementara.

Tingkah laku terdakwa Tahir ini terkesan ada keistimewaan, pasalnya bukan baru pertama kali ini perlakuan istimewa di berikan kepada terdakwa Tahir Ferdian.

Terdakwa Tahir Ferdian Tiba di parkiran PN Batam Mengendarai mobil mewah jenis Toyota Alphard BP 11 VI warna putih beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Sejak perkara penggelapan dalam jabatan disidangkan di PN Batam, Terdakwa Tahir Ferdian hanya berstatus tahanan kota, sementara terdakwa penggelapan lainnya dijebloskan ke balik jeruji besi.

Saat mengikuti persidangan, Tahir Ferdian hadir didampingi penasehat hukumnya. Seakan menunjukkan bahwasanya dia orang ‘berada’ yang layak mendapat keistimewaan dari PN Batam, Tahir Ferdian naik mobil mewah Toyota Alphard BP 11 VI warna putih.

Keistimewaan ini sangat terlihat apabila dibandingkan dengan dengan terdakwa penggelapan lainnya. Sebut saja, Maria Imaculata, salah seorang guru swasta di daerah Batuaji, yang didakwa melakukan penggelapan dalam jabatan sebanyak Rp 58 juta, selama proses persidangan menghabiskan hari-harinya di Rutan Batam. Ibu yang menjadi tulang punggung kelurganya ini tak bisa mendapat keistimewaan seperti yang didapat terdakwa Tahir Ferdian. (RH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.