Headline

Empat Anggota Sindikat Jaringan Narkoba Internasional Diringkus Polisi, 1 Tersangka di Tembak.

Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah saat ekspos pengungkapan sindikat narkoba internasional, Rabu (6/11/2019).

TINTAEMAS.CO, Batam – Tim gabungan dari Satgas 2 Dit Tipid Narkoba Bareskrim Polri bekerja sama dengan Dit Resnarkoba Polda Kepri Dan Polres Tanjungpinang, kembali menangkap Empat Anggota Sindikat Jaringan Narkoba Internasional.

Pengungkapan kasus ini, disampaikan oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri pada saat melakukan press realease di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Kepri, Rabu (6/11/2019).

Menurut Wakapolda Kepri, Jaringan Narkotika Internasional ini melibatkan beberapa kelompok dan warga Negara Asing (WNA) termasuk warga Negara Indonesia.

“Dalam pengungkapan ini, sebenarnya petugas berhasil mengamankan 4 orang tersangka, namun satu orang tersangka lain berinisial E melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur yang mengakibatkan yang bersangkutan meninggal dunia,” Kata Wakapolda Kepri, Brigjen Pol Yan Fitri.

Dari ketiga tersangka berinisial H, E Alias Apeng dan A K, kata Yan Fitri, petugas berhasil mengamankan narkotika jenis sabu seberat 12,2 Kg dan 220 Butir Pil Ekstasi serta 550 Butir (55 Strip) Happyfive sebagai barang bukti.

Adapun pengungkapan ini, diakui berawal dari penangkapan salah satu tersangka bernama Hengky di wilayah Tanjungpinang. “Untuk saudara Hengky, sudah diamati dan dicari tahu keberadaannya sejak 3 bulan lalu. Dia berhasil ditangkap oleh tim pada Minggu lalu,” jelasnya.

Dengan ditangkapnya tersangka Hengky, Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka E Alias Apeng dan A K warga Negara Malaysia. Kedua tersangka ini merupakan Narapidana yang sedang menjalani hukuman di lapas Tanjungpinang.

Sebanyak 12 Kg Sabu berhasil diamankan dari Tiga Tersangka Jaringan Narkoba Internasional.

“Adapun peran kedua tersangka ini adalah mengendalikan peredaran narkotika dari lapas. Tersangka E Alias Apeng berperan sebagai pengendali kawannya yang berada di luar lapas, sementara tersangka A K yang merupakan warga Negara Malaysia berperan mengendalikan jalur masuk dan pendistribusian barang Haram tersebut,” Terang Yan Fitri.

Dari hasil interogasi terhadap tersangka E Alias Apeng dan tersangka A K didapatkan satu tersangka lain nya berinisial E (meninggal dunia) yang berperan sebagai pengendali serta menyiapkan transportasi guna mengangkut narkotika dari Malaysia ke kawasan Kepri.

Dalam pengembangan itu, Edy terpaksa harus dilumpuhkan karena berusaha melarikan diri dari petugas. Sayangnya, nyawa Edy tidak tertolong dan meninggal dunia.

Saat ini, pihaknya juga masih melakukan penyelidikan terhadap satu tersangka lainnya yang merupakan kapten kapal yang bertanggungjawab membawa narkotika dari Malaysia ke Kepri.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dijerat pasal 114 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Para tersangka terancam pidan hukuman mati.

Selain dihadiri Wakopolda Kepri, acara Press Realese ini dihadiri juga Wadirtipidnarkoba Bareskrim Polri, Kabid Humas Polda Kepri, Dir Resnarkoba Polda Kepri, dan Kapolres Tanjungpinang. (RH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.