Headline

Kejari Batam Jebloskan Dorkas Lominori, Terpidana Kasus Penipuan ke Lapas Baloi

Dorkas Lominori Saat di Eksekusi Tim Kejari Batam, Kamis (24/10/2019).

TINTAEMAS.CO, Batam – Sempat menghirup udara bebas beberapa bulan, Dorkas Lominori, terpidana kasus penipuan dan penggelapan kembali di jebloskan kedalam penjara oleh Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

Dorkas Lominori di ringkus tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam pada saat mendampingi kliennya di depan halaman kantor Pengadilan Negeri (PN) Batam , Kamis (24/10/2019) sore.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Batam, Novriadi mengatakan, setelah ditangkap Dorkas langsung dijebloskan ke Lapas Perempuan dan Anak di Baloi, Kota Batam untuk menjalani sisa hukumannya.

“Yang bersangkutan merupakan terpidana kasus penipuan dan penggelapan sebagaimana dimaksud Pasal 378 dan Pasal 372 KUHP,” kata Novriadi, Kasipidum Kejari Batam pada saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia mengatakan, eksekusi tersebut dilaksanakan sesuai putusan Mahkamah Angung (MA) RI pada tanggal 20 Mei 2019.

Sebelum di eksekusi, kata Novri, pihaknya telah mengirimkan surat panggilan secara patut kepada terpidana Dorkas pada tanggal 23 Oktober 2019 untuk datang ke Kejaksaan Negeri Batam, untuk melaksanakan putusan Mahkamah Agung (MA) tersebut.

” Sebelum di eksekusi, terpidana sudah kami panggil secara patut untuk datang ke Kejaksaan, Namun Ia tidak Kooperatif,” tegasnya.

Terpidana Dorkas Lominori, Lanjut Novri, merupakan terpidana kasus penipuan dan penggelapan yang telah divonis 1 tahun dan 6 bulan penjara oleh Mahkamah Agung, pada tanggal 20 Mei 2019 lalu.

Putusan dari Makhamah Agung ini memperkuat tuntutan JPU Kejari Batam, karena di Pengadilan Tingkat Pertama (PN Batam) terpidana Dorkas Lominori hanya divonis dengan pidana penjara selama 8 bulan, begitu juga di tingkat banding, dimana dalam petikan putusan menguatkan putusan dari PN Batam.

Perlu diketahui, terpidana Dorkas Lominori harus berurusan dengan aparat penegak hukum karena tersangkut kasus penipuan senilai Rp250 juta. Terpidana sempat menjalani hukuman penjara setelah majelis hakim PN Batam menjatuhkan vonis 8 bulan penjara terhadap dirinya pada Januari 2019 lalu. (RH)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.