Headline

Miliki 12 Gram Ganja, WN Malaysia Divonis 4 Tahun Penjara

Terdakwa Thinesh Kumar Nayar Usai Menjalani Sidang Putusan di PN Batam

TINTAEMAS.CO, Batam – Thinesh Kumar Nayar, terdakwa pemilik 12 gram ganja divonis 4 tahun penjara di Pengadilan Negeri (PN) Batam, Kamis (17/10/2019).

WN Malaysia ini tampak tertunduk lesu setelah mendengar putusan dari ketua majelis hakim Marta Napitupulu, didampingi Renni Pituah Ambarita dan Egi Novita.

“Dengan ini, Memutuskan terdakwa Thinesh Kumar Nayar telah terbukti bersalah memiliki narkotika jenis ganja. Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun,” Ucap Marta membacakan amar putusan.

Selain hukuman penjara, kata dia, terdakwa juga dihukum membayar denda sebesar Rp 800 Juta, subsider 3 bulan kurungan.

Atas putusan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) langsung menyatakan banding, sementara terdakwa melalui penasehat hukumnya masih menyatakan pikir – pikir.

“Saya banding yang mulia,” Ujar Rumondang.

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa ternyata lebih ringan dua tahun dari tuntutan JPU, yang sebelumnya menuntut dengan 6 tahun penjara.

Sebaliknya, Paisan Lubis selaku penasehat hukum terdakwa saat di jumpai usai persidangan mengatakan bahwa, sebenarnya kliennya masih pikir – pikir untuk melakukan upaya hukum lain. Namun karena JPU menyatakan banding, maka terdakwa juga akan melakukan banding.

“Sebenarnya kami masih pikir – pikir untuk melakukan upaya banding, namun JPU langsung menyatakan banding, maka kami juga banding,” ungkap Paisan.

Untuk diketahui, Thinesh Kumar Nayar, seorang Warga Negara Malaysia yang ditangkap tim gabungan Mabes Polri bersama Kanwil DJBC-Kepri di perairan Indonesia ketika hendak merapat ke Dermaga PT.Bintang 99 Batu Ampar, Kec. Batu Ampar – Kota Batam.

Hal ini di ungkapkan oleh dua orang saksi yang di hadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam persidangan beberapa waktu lalu.

“Awalnya kami melakukan patroli gabungan di perairan antara Indonesia dan Malaysia karena mendapat informasi akan ada transaksi jual beli narkotika di atas laut,” Kata Mora Agung, Petugas Bareskrim Mabes Polri yang di hadirkan sebagai saksi dalam persidangan tersebut.

Pada saat sedang melakukan patroli, lanjut saksi Mora, tiba – tiba muncul kapal Global 60 melewati perairan Indonesia dan langsung diamankan oleh tim gabungan  Mabes Polri bersama Kanwil DJBC-Kepri karena diduga bermuatan narkotika yang hendak di selundupkan ke Indonesia melalui Batam.

Masih kata saksi Mora, ketika penangkapan tim berhasil mengamankan 6 orang awak dan terdakwa (Thines Kumar Nayar – red) sebagai penanggung jawab ke dalam kapal Patroli Bea dan Cukai.

“Pada waktu penangkapan, sebanyak 6 orang awak kapal dan terdakwa langsung diamankan ke kapal patroli bea dan cukai,” Terang Saksi Mora.

Untuk proses penyidikan, Lanjutnya, terdakwa dan Kapal Global 60 beserta seluruh awaknya digiring menuju dermaga PT.Bintang 99 Kec. Batu Ampar, Kota Batam.

Sesampainya di dermaga, petugas kemudian menginterogasi seluruh awak kapal dan terdakwa. Dari hasil interogasi, terdakwa mengakui ada menyimpan 2 paket Narkotika jenis ganja di dalam kamarnya. (RH)

Kategori:Headline, Hukum

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.