Headline

Konsumsi Sabu, Oknum Guru di Batam Dihukum 4 Tahun 6 Bulan Penjara

Dua Oknum Guru Usai Menjalani Sidang Putusan di PN Batam.

TINTAEMAS.CO, Batam – Dua oknum guru sekolah dasar di Batam bernama Irawan Nurdiansyah dan rekannya Khairil Amri, yang ditangkap anggota BNNP Kepri Karena mengkonsumsi sabu- sabu beberapa waktu lalu, akhirnya divonis 4 tahun dan 6 Bulan penjara.

Pada saat membacakan amar putusan, majelis hakim yang diketuai Jasael didampingi Efrida Yanti serta Muhammad Chandra menyatakan bahwa, kedua oknum guru telah bersalah melanggar Pasal 112 Ayat (1) Juncto Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili, menjatuhkan hukuman kepada terdakwa Irawan Nurdiansyah dan Khairil Amri dengan pidana penjara selama 4 tahun dan 6 bulan, dikurangi selama para terdakwa dalam tahanan,” kata ketua majelis hakim, Jasael.

Jasael menyebutkan, selain melanggar Undang – undang narkotika, kedua terdakwa yang merupakan tenaga pendidik atau guru yang masih aktif, sehingga seharusnya menjadi panutan bagi anak – anak didiknya, sehingga tidak ada alasan pemaaf untuk membebasakan kedua terdakwa dari jeratan hukum.

Selain hukuman penjara kedua terdakwa juga dihukum untuk membayar denda sebesar Rp 1 miliar subsider 4 bulan kurungan.

Mendengar vonis yang dijatuhkan oleh majelis hakim hanya 4 tahun penjara, kedua terdakwa (Irawan Nurdiansyah dan Khairil Amri – red) langsung menyatakan menerima putusan tersebut.

“Kami terima putusan tersebut yang mulia,” kata kedua terdakwa serentak.

Lain halnya dengan para terdakwa, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Frihesti Putri Gina yang menggantikan JPU Karya So Immanuel Grot pada saat persidangan menyatakan masih pikir – pikir selama tujuh hari untuk melakukan upaya hukum lainnya.

“Atas putusan tersebut, kami meminta waktu selama tujuh hari untuk melakukan upaya banding,” imbuh Egi, sapaan akrab JPU Frihesti Putri Gina.

Dijelaskan JPU Immanuel di sidang sebelumnya, kedua terdakwa masing – masing Irawan Nurdiansyah dan rekannya Khairil Amri di tangkap oleh petugas BNNP Kepri di dalam rumah dinas SDN 004 Batuaji, Kota Batam.

“Kedua terdakwa di tangkap didalam rumah dinas oleh anggota BNNP Kepri ketika asyik mengkonsumsi narkotika jenis sabu,” Kata Immanuel membacakan Surat Dakwaan.

Para terdakwa,lanjutnya, merupakan oknum Guru di salah satu sekolah Dasar (SD) di daerah Batuaji, Kota Batam.

Masih kata Nuel, Pada saat penangkapan petugas berhasil menyita 2 (dua) plastik bening berisi kristal putih diduga sabu seberat 0,9 gram yang disimpan oleh terdakwa Irawan dalam boneka.

“Barang bukti narkotika ini di temukan oleh petugas di atas rak plastik dalam kamar terdakwa Irawan yang di sembunyikan didalam Boneka,” Terang Nuel.

RH

Kategori:Headline, Hukum

Tagged as:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.